Jumat, 18 November 2011

Sistem Berorientasi Objek


Konsep Dasar Pendekatan Objek
Suatu teknik atau cara pendekatan baru dalam melihat permasalahan dan sistem (sistem perangkat lunak. System informasi, atau sistem lainnva).Pendekatan berorientasi objek akan memandang sistem yang akan dikembangkan sebagai suatu kumpulan objek yang
berkorespondensi dengan objek-objek dunia nvata. Ada banvak cara untuk mengabstraksikan dan memodelkan objekobjek tersebut, mulai dan abstraksi objek. kelas. hubungan antar kelas sampai abstraksi sistem.Saat mengabstraksikan dan memodelkan objek mi, data dan proses-proses yang dipunvai oleh objek akan dienkapsulasi
(dibungkus) menjadi satu kesatuan. Dalam rekavasa perangkat lunak. konsep pendekatan
berorientasi objek dapat diterapkan pada tahap analisis. perancangan. pemrograman, dan pengujian perangkat lunak.Ada berbagai teknik yang dapat digunakan pada masing-masing
tahap tersebut, dengan aturan dan alat bantu pemodelan tertentu.

Objek dan Kelas
Apakah yang disebut objek’? Apakah yang disebut kelas’? Adalah sangat penting untuk membedakan antara objek dengan kelas.Objek adalah abstraksi dan sesuatu yang mewakili dunia nyata seperti benda, manusia, satuan organisasi. tempat. kejadian. struktur. status atau hal-hal lain yang bersifat abstrak. Suatu entitas yang mampu menvimpan informasi (status) dan mempunvai operasi (kelakuan) ang dapat diterapkan atau
dapat berpengaruh pada status objeknva. Dalam konteks OOP, objek adalah instansiasi (yang dibentuk secara seketika) dan kelas pada saat eksekusi (seperti halnva
deklarasi variabel pada pemrograman prosedural). Jadi semua objek adalah instan dan kelas. Objek mempunvai siklus hidup: diciptakan, dimanipulasi.  Kelas adalah kumpulan dan objek-objek dengankarakteristik yang sama. Kelas adalah definisi statik dan himpunan objek  yang sama yang mungkin lahir atau diciptakandan kelas tersebut.Sebuah kelas akan mempunvai sifat (atribut). kelakuan (operasi), hubungan (relationship) dan arti. Suatu kelas dapat diturunkan dan kelas yang lain,dimana atribut dan kelas semula dapat diariskan
ke kelas yang baru.
 Objek adalah model eksekusi. sementarakelas adalah deskripsi statik dan objek yang
mungkin lahir pada saat eksekusi.Pada saat eksekusi yang kita punva adalah
objek, sementara dalam pemodelan (analisis dan perancangan) dan teks program yang
kita lihat adalah kelas.

Properti Objek
Sebuah objek pada dasamva mempunvai properti sebagai berikut: Atribut .Nilai atau elemen-elemen data yang dimiliki oleh objek dalam kelas objek Merupakan ciri dan sebuah objek.  Dipunvai secara individual oleh sebuah objek. Contoh: berat, jenis. nama, dan sebagainva. Properti Objek :Layanan (Service) adalah Metode atau operasi yang berfungsi untuk
memanipulasi objek itu sendiri.Fungsi atau transformasi yang dapat dilakukan
terhadap objek atau dilakukan oleh objek.Dapat berasal dari:event, aktivitas atau aksi keadaan,fungsi,kelakuan dunia nyata  Contoh: Read, Write, Move. Copy. Dan sebagainya. Klasifikasi


Definisi Sistem Berorientasi Objek
Sebuah sistem yang dibangun dengan berdasarkan metode berorientasi objek
adalah sebuah sistem yang komponennva dibungkus (dienkapsulasi) menjadi kelompok
data dan fungsi.Setiap komponen dalam sistem tersebut dapat mewarisi atribut dan sifat dan komponen lainnva. dan dapat berinteraksi satu sama lainnva. Karakteristik Sistem Berorientasi Objek Karakteristik atau sifat-sifat yang dipunvai sebuah sistem berorientasi objek adalah:

٭Abstraksi
Prinsip untuk merepresentasikan dunia nvata yang kompleks menjadi satu bentuk model yang sederhana dengan mengabaikan aspek-aspek lain yang tidak sesuai dengan permasalahan.
٭Enkapsulasi
Pembungkusan atribut data dan lavanan (operasi-operasi)  yang dipunvai objek. untuk menvembunvikan implementasi dan obj ek sehingga obj ek lain tidak mengetahui cara kerjanya.
٭Pewarisan (Inheritance)
Mekanisme yang memungkinkan satu objek (baca: kelas’)  mearisi sebagian atau seluruh definisi dan objek lain sebagai bagian dan dirinva 


Karakteristik Sistem Berorientasi Objek
٭Reusabilily
 Pemanfaatan kembali objek yang sudah didefinisikan untuk suatu permasalahan pada permasalahan lainnva yang  melibatkan objek tersebut.
٭Generalisasi dan Spesialisasi
Menunjukkan hubungan antara kelas dan objek yang  umum dengan kelas dan objek yang khusus.
٭Komunikasi Antar Objek
Komunikasi antar objek dilakukan lewat pesan (message)  yang dikirim dan satu objek ke objek lainnya.
٭Polymorphism
Kemampuan suatu objek untuk digunakan di banvak tujuan yang berbeda dengan nama yang sama sehingga menghemat baris program


Pengertian Metodologi Berorientasi Objek
Suatu strategi pembangunan perangkat lunak yang mengorganisasikan perangkat lunak  sebagai kumpulan objek yang berisi data dan operasi yang diberlakukan terhadapnva.
Suatu cara bagaimana sistem perangkat lunak dibangun melalui pendekatan objek secara sistematis. Metode berorientasi objek didasarkan pada penerapan prinsipprinsip pengelolaan kompleksitas. Metode berorientasi objek meliputi rangkaian aktivitas analisis berorientasi objek. perancangan berorientasi objek,  pemrograman berorientasi objek. dan pengujian berorientasi objek.Ada teknik yang digunakan. produk yang dihasilkan. Prosedur verifikasi, dan kriteria untuk setiap aktivitas yang dikerjakan. Ada alat bantu untuk memodelkan (mendokumentasikan) hasil dan setiap aktivitas.

Metodologi Berorientasi Objek vs Fungsi
Strategi utama untuk menangani kompleksitas pembangunan perangkat lunak adalah dekomposisi permasalahan menjadi bagian-bagian kecil yang dapat dikelola. Pada metode berorientasi fungsi atau aliran data (DFD). dekomposisi permasalahan dilakukan berdasarkan fungsi atau proses secara hirarki. Mulai dan konteks sampai proses-proses yang paling kecil. Sementara pada metode berorientasi objek. dekomposisi permasalahan dilakukan berdasarkan objek-objek yang ada dalam sistem. Perbandingan kedua metode tersebut, misalnva untuk masalah penilaian kuliah pada suatu sistem akademik,
Jenis aplikasi yang dikembangkan saat ini berbeda dengan masa lalu Aplikasi yang dikembangkan pada saat ini sangat beragam (aplikasi bisnis. real-time, utility, dan sebagainva) dengan platform yang  berbeda-beda, sehingga menimbulkan tuntutan kebutuhan metodologi pengembangan yang dapat mengakomodasi ke semua jenis aplikasi tersebut.


Keuntungan Metodologi Berorientasi Objek
Meningkatkan produktivitas Karena kelas dan objek yang ditemukan dalam suatu masalah masih dapat dipakai ulang untuk masalah lainnva yang melibatkan objek tersebut (reusable).
Kecepatan pengembangan Karena sistem yang dibangun dengan baik dan benar pada saat analisis dan perancangan akan menyebabkan berkurangnva kesalahan pada saat pengkodean.
 Kemudahan pemeliharaan. Karena dengan model objek. pola-pola yang cenderung tetap dan stabil dapat dipisahkan dan pola-pola yang mungkin sering berubahubah.
Adanva konsistensi Karena sifat pewarisan dan penggunaan notasi yang sama pada saat analisis, perancangan maupun pengkodean.
Meningkatkan kualitas perangkat lunak Karena pendekatan pengembangan lebih dekat dengan dunia nvata dan adanva konsistensi pada saat pengembangannva, perangkat lunak yang dihasilkan akan mampu memenuhi kebutuhan pemakai
serta mempunvai sedikit kesalahan.


 Beberapa Metode Berorientasi Objek
Ada beberapa metode pengembangan perangkat lunak berorientasi objek yang sudah dikenal, dan diantaranva adalah:
Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design  (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
Object Modeling Technique (OMT) dan James Rumbaugh,  Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen [1991]
Object Oriented Software Engineering (OOSE) dan Ivar Jacobson [1992]  Booch Method dan Grady Booch [1994] Sritrop dan Steve Cook dan John Daniels [1994].
UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh.  Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997]. Perangkat Pemodelan



Unified Modeling Language (UML)
 adalah himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya. UML adalah metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut.[ UML mulai diperkenalkan oleh Object Management Group, sebuah organisasi yang telah mengembangkan modelteknologi, dan standar OOP sejak tahun 1980-an. Sekarang UML sudah mulai banyak digunakan oleh para praktisi OOP. UML merupakan dasar bagi perangkat (tool) desain berorientasi objek dari IBM.[
UML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menentukan, memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi.UML dikembangkan sebagai suatu alat untuk analisis dan desain berorientasi objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. Namun demikian UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem informasiPenggunaan UML dalam industri terus meningkat. Ini merupakan standar terbuka yang menjadikannya sebagai bahasa pemodelan yang umum dalam industri peranti lunak dan pengembangan sistem.




http://id.wikipedia.org/wiki/UML 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar